Sabtu, 13 Februari 2010

Sentilan

Waktu berlalu begitu cepat, tak terasa uda berbulan-bulan lamanya aku tak mengisi blog ini. Ntah karena hari yang berlalu begitu cepat atau memang karena belakangan ini terlalu sibuk dan sering merasa tak ada waktu luang (sejenak pun) untuk diri sendiri. Hari ini bisa menyempatkan diri untuk kembali menarikan jemari di atas keyboard laptop kesayanganku, rasanya sungguh menyenangkan. Apalagi aku sudah hampir 1 bulan lamanya berpisah dengan dia (laptopku). Sampai sekarang sudah ada lebih dari 4 orang dan toko yang aku tanyakan soal penyakit laptopku. Semua memberi alasan yang berbeda dan menyarankan resep yang berbeda pula. Namun kini dia sudah kembali di tanganku dan fit 100%, tanpa ada perbaikan sedikitpun! Aku pun masih terus menebak sebenarnya sakit apa laptop kesayanganku ini.

Mungkinkah semua ini adalah sebuah sentilan dari NYA? Kalaupun jawabannya adalah YA atau TIDAK, tidak menjadi masalah bagiku. Yang penting semua sentilan ini telah memberi kesan yang begitu mendalam dalam perjalanan hidupku untuk saat ini dan nantinya.

Kesibukan dimulai dari tgl 1 Januari lalu. Ada begitu banyak kelas darma di vihara yang memang harus aku ikuti. Seharusnya memang hati ini merasa bersyukur. Namun namanya juga manusia yang hanya terbuat dari daging, darah, dan kentut, selalu saja tak pernah merasakan nikmat yang sudah diberikan olehNYA. Wejangan demi wejangan, nasehat demi nasehat lewat begitu saja dari telinga kiri ke kanan. Hati juga masih saja keras seperti batu, tak ingin berubah dan mengikuti suara dari hati nurani. Raga dan jiwa sering tak sejalan. Lama-kelamaan aku jadi merasa ada 2 orang yang berbeda dalam diriku. Yang satu macam sincan, satunya lagi macam doraemon (perumpamaan yang aneh!).

Dari sekian banyak kejadian yang aku alami sejak awal tahun 2010 hingga sekarang, yang tak bisa aku jelaskan semuanya kali ini, aku hanya berharap bisa menginspirasi banyak orang untuk lebih “patuh” dan “nurut” pada tanggungjawab kita sebagai manusia dan umat TUHAN.

0 komentar:

Poskan Komentar